it's my reason
Hal yang menjadi tabu bagi sarah memang.. tapi entah kenapa impian yang dahulu pernah menjadi ambisi kini menjadi abu bukan berarti kertas yang dibakar lalu menjadi abu, tapi lembaran-lembaran impian saat itu menjadi kenangan dan pembelajaran. bahkan sekarang sarah sadar, impian yang dahulu pernah terpatri lebih berorientasi pada keduniaan. jika dipikir ulang, hal itu akan semakin sarah merasa hebat dan jatuhnya pada kesombongan. innalillahi.. tapi alhamdulillah sarah tersadarkan oleh berbagai hal. First, keadaan kondisi pergaulan remaja saat ini yang jauh semakin ekstrem, seakan hijab antara akhwat dan ikhwan semakin luntur. jarak pergaulannya, tatapan mata, bahkan soal hati. Second, kondisi keluarga yang membutuhkan sosok Hafidz Al-Qur'an dan ada faktor keluarga yang memang tidak bisa dipublikasikan. Third, urusan dunia dan akhirat memang harus diseimbangkan. tapi jauh lebih baik adalah kehidupan akhirat. jadi lebih baik mengutamakan kehidupan akhirat dengan terus menghafa...