Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Refleksi Malam

Bismillahirrahmaaniraahiim.. Sebagai mana telah allah berikan kepada kita, manusia. Kita telah diberikan waktu yang sama, 24 jam. Namun mengapa di dunia ini banyak perbedaan? ada yang sukses ada yang sengsara, ada yang berhasil ada yang gagal. Kesemuanya itu tergantung manusia yang memanfaatkan waktu. Jika mampu menggunakan waktu dengan positif, seperti membaca atau menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan, secara teratur dan terencana, maka hal tersebut akan membentuk karakter kita. Tidak ada manusia yang sempurna. Karenanya parameter kesempurnaan itu menjadi relatif. Setiap manusia memiliki kekurangan. Jadi jangan risau dengan kekurangan yang kita miliki. Karena semua orang memiliki kekurangan.   Sesungguhnya manusia dilihat dari totalitasnya, yaitu apakah yang dominan dari dirinya dan menjadi identitasnya. Maka buatlah yang dominan itu dari sekarang. Thomas alfa Edison. Jika kenal dia adalah penemu lampu pijar, bukan? bukan hal lain, yaitu dungu (tidak bis...

Jadilah Subjek Cinta yang Bijaksana

Cintaku bukanlah cinta biasa. Jika kamu yang memiliki, dan kamu yang temaniku seumur hidupku.. wowoooowooowoooooo *nyanyi lagu Afgan. BERHENTI !!  Lagi-lagi tentang cinta. Apa penulis sedang jatuh cinta? Cinta cinta cinta... Cinta adalah motivasi terjahat. Karena cinta seseorang mampu melakukan sesuatu diluar batas kemampuan normal (tapi bukan anak ajaib ya). Aku jatuh cinta. Aku kini seperti bingung mencari sangkar. Bagaikan burung yang tidak sempurna dalam mengepakan sayap. Padahal akan sangat indah jika sayapnya terus menerus diasah dengan tak hentinya terbang. Cinta. Bukan sebatas mendefinisikan yang terdiri dari lima huruf. Tapi komposisinya yang mencakup definisi yang sangat luas. Cinta ber-implikasi spirit positif jika cinta mengarahkan pada ilmu. Ilmu bercinta sulit diserap apalagi diimplkasikan dalam kehidupan. Karena banyak orang yang merasa cinta tapi sesal diakhir. Karena cinta ini adalah rasa yang terpendam, disimpan, dilantunkan dalam do'a, dijadikan motivasi un...
  Apa yang salah dari diriku ketika aku menyesali hal yang telah terjadi padaku adalah semua kesalahanku. Dear me, jagalah hati orang lain. Apalagi ketika hati itu adalah miliknya yang lembut, yang tak mudah terjatuh dengan hal kecil.  Salah. Sangat salah jika aku menyukai  seseorang yang juga menyukai orang tersebut. Karena kita sudah sangat lama mengenal. Sudah sangat lama berbagi kisah. Sudah sangat lama mengetahui watak di antara kita.  Aku mengenali sosok 'dia' pun karena dia.  Saat inilah, saat dimana aku harus menyadari bahwa 'dia' adalah bukan milikku, sehingga membuat kawan lamaku tersakiti hatinya hanya karena aku. Hanya karena perasaanku yang lebih dominan kepada 'dia'.  Temanku baru menyadari 'dia' adalah sosok yang genuis, ramah dan sopan. Mungkin dia baru menyadari tentang perasaannya. Cemburu katanya pada satu lembar kertas putih digoresi tinta hitam di dalam bindernya pada bagian belakang.  Begitupun aku menyesali kepengatahuan...
Bismillahirrahmaanirrahiim..        Tak disangka detik ini adalah malam yang terulang ke-sekian kalinya saya berada di Ciputat tepatnya Asrama Putri IMM. Saya tidak bisa mengatakan ini adalah sebuah prestasi karena merasa belum adanya perubahan yang signifikan dalam diri saya. Malam menjadi sahabat saya. Hingga larut saya bermesraan dengannya. sering kali saya menginginkan tetap pada detik ini melakukan yang menjadi kewajiban saya atau mungkin hanya sekedar mengeluarkan hasrat berkreasi. Hati akan merasa senang jika malam saya masih bergelut dengan rutinitas yang menggembirakan. Tidak jarang mata melirik jam di handphone atau jika sedang ngetik secara otomatis mata menuju deretan angka di sebelah kanan bawah. Dengan sendirinya saya memiliki patokn-patokan tersendiri dalam menyelesaikan yang saya kerjakan saat itu. Tapi keseringan patokan itu tidak sesuai dengan kenyataan. Ada beberapa faktor, yaitu yang pertama karena terlalu asyik sendiri, eh maksudnya ...

Seminar Pahlawan HMPS Kimia UIN Jakarta

Pada Kamis (5/11) di Aula Madya lantai 2 Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan   Kimia bidang Pemberdayaan Manusia   telah selesai mengadakan seminar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan di bulan November ini. Panitia pelaksana seminar mengusung   tema “Peran Aktif generasi Muda Masa Kini Melalui Pemberdayaan Masyarakat” yang diisi oleh dua narasumber yang berbeda yaitu Siti Nuraeni, S.Pd yang merupakan Indonesian delegate of International Womens’s Conference 2015 and English Teacher dan Muchlis Anwar sebagai Motivator, penulis, dan pelatih seni berbicara. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB ini dihadiri oleh Mahasiswa Internal UIN dan mahasiswa eksternal UIN.   “Target kita 70 peserta, Alhamdulillah pada saat acara dihadiri oleh kurang lebih 80 peserta. Untuk Universitas luar UIN ada seperti dari UHAMKA, UNJ, dan BSI”. Papar ketua pelaksana sekaligus ketua bidang Pemberdayaan perempuan. Acara seminar ini dilaksanakan sebab lain...