Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Brave: Kini Siap Segala Risiko

Gambar
Aku yakin dan sangat yakin bahwa semua orang punya impian. Dan aku pun percaya bahwa semua orang ingin hidup dengan melakoni kehidupannya dengan penuh semangat. Seperti permainan, hidup tanpa sedikit pun beban, merdeka, serta semua terasa indah karena berawal dari gairah yang benar-benar terpancarkan dalam diri. Aku tidak pernah mengatakan bahwa untuk menggapai impian adalah soal mudah, karena kehidupan tidak melulu menjamin kemudahan. Tetapi selalu memberikan harapan bahwa semua bisa terwujud selama kita mau berusaha dan mempunyai satu tujuan. Tulisan ketiga adalah Brave; berani. Apa maksud berani di sini? Setelah kita memulai, lalu bertahan pada situasi yang mungkin baru kita hadapi untuk menjalani transformasi kehidupan, selanjutnya adalah berani mengambil risiko yang harus kita hadapi untuk naik level dalam mencapai impian kita. Bertahan memang tak mudah. Seperti pohon yang tumbuh semakin besar dan tinggi, terpaan angin akan semakin dahsyat. Namun itu semua akan menjadi h...

Bertahan; Pada Situasi Baru Kita Adaptasi

Gambar
Lanjutan dari START adalah Hold On; Bertahan. Setelah kita memulai dengan niat yang baik untuk belajar dan mengenal identitas diri selanjutnya perlu ada pergerakan yang signifikan. Hal ini aku alami saat pertama kali aku mendapatkan amanah di Bidang Media 22 LDK Syahid. Ketika merasakan takut yang amat besar, aku belum memiliki niat bulat untuk mau bergerak. Kemudian aku merenungi, hal apa yang akan terjadi di depan sana ketika aku terus berdiam diri. Langkah pertama yang aku lakukan adalah membuka buku catatan kemudian aku tulis langkah apa yang perlu aku kerjakan, terutama untuk memulai membangun komunikasi dengan seluruh anggota Bidang Media. Menjadwalkan pertemuan, list hari peringatan besar, dan sebagainya. Memulai dengan pekerjaan yng sederhana. Tindakan seseorang berawal dari pikiran orang tersebut. Ketika kita menganggap hidup ini berat, kehidupan akan terasa sangat berat saat kita menjalaninya. Apabila kita berpikir gagal, kita akan benar-benar gagal. Dan, jika bera...

Start: Beranikan Diri Terbang Tinggi

Gambar
Assalamualaikum, good readers! Pada kesempatan kali ini, sarahmotiva akan menulis tulisan series, In Syaa Allah ada tiga bagian beserta ilustrasi yang berkaitan dengan tulisannya. Untuk pertama kata kuncinya adalah "Start"; mulai. Ya, segala sesuatu harus dimulai dahulu, kemudian akan ada proses belajar, yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan. Memulai memang sesuatu yang sulit. Tapi, perubahan besar tidak akan ada pada dunia kita jika kita enggan untuk memulai. Dunia selalu melakukan transformasi, begitu pun manusia sebagai penghuninya dituntut untuk mengikuti perubahan. Oleh sebab itu, manusia harus berkembang setiap waktunya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah bisa berhenti untuk belajar tentang kehidupan serta memahami jati diri kita sendiri. Hal yang membedakan seseorang yang terus berkembang atau stuck pada kehidupan yang terkesan ''begitu-begitu" saja adalah rasa haus untuk mencoba dan selalu ingin belajar untuk memperoleh pengalaman yang b...

Mahar dan Segala Cerita di Dalamnya

Gambar
Kau tau Mahar? Perhiasan yang diberikan seorang laki-laki kepada calon istrinya? Itu gak salah. Tapi, yang aku maksud adalah Markaz Harakah atau disingkat Mahar. Markaz Harakah? Iya! Kantornya UKM LDK Syahid. Caileh kantor, sok serius amat ya. Kalau ke Student Center di atas tribun ada banyak ruangan, itu punya anak-anak UKM. Salah satunya Lembaga Dakwah Kampus di lantai tiga sebelah kantor Pramuka. Bisa naik tangga tribun sebelah kanan, ya yang lebih dekat. Aku bergabung di UKM LDK Syahid sejak semester dua. Jarang-jarang sih waktu di Fakultas ke Mahar. Tapi setelah di kepengurusan pusat sering banget ke mahar. Bukan cuma karena ada kerjaan aja misal ngedit buletin, tapi suka iseng buat sekedar nunggu syuro, numpang makan, ngaso, bahkan sampai tidur di mahar hehehe. Tentunya, pegurus dan alumni LDK Syahid, mereka punya pengalaman unik dan kesan tersendiri di Mahar. Aku coba ajak mereka untuk mengenang Mahar. Ya, itung-itung biar kita sama-sama nostalgia. Harapannya sih ...