Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Bagai Buih di Lautan

Gambar
Petang itu aku sedikit kecewa dengan diriku sendiri. Entah mengapa ada kekecewaan dalam hati terhadap bangsa ini. Aku berusaha sekuat hati untuk tidak menghardik dalam relungku. Bagaimana mungkin aku bisa putus harapan dengan tanah air yang sudah banyak disuburi oleh orang orang salih terdahulu. Jalan yang aku susuri tidak begitu mulus, banyak lubang dengan bebatuan kecil. Angkutan umum yang aku tumpangi bergoyang goyang. Aku fokus pada pemandangan di luar jendela. Petang itu awan semakin gelap, tokok toko pinggir jalan bergegas untuk menutup tralis. Dengan lirih aku gerakkan bibirku, 'ya Allah..ya Allah.. Hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal maula wa nikmannashir'. Air mata menggumpal di pelupuk mata tertahan oleh rasa gengsi dilihat penumpang angkot lain. Aku mengangkat kepala ke atas langit langit angkot agar air matanya kembali masuk, 'buat nanti saja aku keluarkan lagi di rumah', bercandaku dalam hati. Aku menanrik nafas dalam dalam dan menghembuskan perla...

Hafsah binti Umar Penjaga Lembaran Alquran

Nabi palsu berjamur setelah Rasulullah wafat. Musailamah Al Kadzab dengan sombong menentang kepemimpinan Abu Baka. Musailamah memadamkan cahaya Islam dengan ancaman fitnah. Tidak sedikit kaum Muslimin yang murtad  sehingga terjadi kekacauan yang berujung perang Yamamah, yaitu perang antara kaum murtad dengan kaum Muslimin pada 11 Hijriah atau 632 Masehi. Dari perang Yamamah merenggut sebanyak 700 orang, bahkan ada pula yang mengatakan lebih dari itu. Para sahabat yang hafal Alquran  gugur di medan perang. Saat itulah Abu Bakar mengkhawatirkan musnahnya ayat-ayat Alquran karena para penghafal berguguran. Oleh karena itu, munculah gagasan menghimpun Alquran sebelum pertempuran terjadi lagi. Zaid bin Tsabit, diberikan kepeercayaan oleh khalifah Abu Bakar untuk menghimpun wahyu Allah. Abu Bakar berkata, 'Sesungguhnya Umar menemuiku dan berkata padaku, 'Sesungguhnya banyak sekali para penghafal Alquran yang gugur dalam perang Yamamah. aku khawatir akan semakin banyak lagi ya...

Aisyah binti Abu Bakar Perempuan Cerdas dan Zuhud

Gambar
Bercerita soal Aisyah binti Abu Bakar tidak akan beres satu SKS. Satu semester mungkin, ya. Maa syaa Allah indah sekali setiap kisah yang ia jalani. Selain memang romantisme hubungan dengan Rasulullah, ia juga adalah istri yang mulia. Bahkan Allah janjikan Aisyah sebagai istri Nabi Muhammad di dunia dan akhirat. Perempuan paling beruntung! Tidak ada perempuan di umat ini yang bahkan seluruh perempuan di dunia ini yang lebih tinggi ilmunya daripada Aisyah. Sebagian ulama mengatakan Aisyah lebih utama dari ayahnya, Abu Bakar. Aisyah adalah ahli Fiqih Rabbani pembawa satu perempat ilmu agama. ketika ia berumur 16 tahun ia telah memenuhi segenap pelosok bumi dengan ilmu. Dalam meriwayatkan hadis, ia adalah perawi ulung tiada tanding. Aisyah dinikahi Rasulullah ketika ia berusia 6 tahun. Ia menjadi ibu bagi seluruh orang yang beriman sepanjang masa.  Aisyah mendidik jiwa dan raganya dalam pola zuhud ayah dan suaminya. Maka, seluruh lembaran kehidupan Aisyah merefle...

Saudah binti Zamah Dapatkan Izin dari Tujuh Lapis Langit

Gambar
Kamu tau catcalling , gak? Cewek, kiw kiw! Assalamuaalaikum, Bu Hajiiii. Ya, kalau ada yang salam jawab aja, 'waalaikumussalam'. Apa lagi kalau dipanggil 'Bu Haji' mah diamini, itu jadi doa, lho! Hehehe Tapi kasian kalau perempuan yang keluar sendirian apa lagi malam-malam gitu kan, terus ada cowok pada iseng manggil manggil. Kalau cuma omongan sih masih bisa  tahan tahan, ya. Tapi, kalau udah ngedeketin terus coel coel , wah itu keterlalun, sih. Kira kira kenapa ya masih ada yang melakukan pelecehan kayak gitu? Pelecehan? Cuma digoda gitu aja emang masuk pelecehan, ya? Iya, itu salah satu contoh pelecehan di tempat umum. Lagi-lagi persoalan kesetaraan gender, lho. Karena kebanyakan yang dapat catcalling itu perempuan. Perempuan dianggap lemah jadi bisa dipermainkan seenaknya. Coba kalau laki laki punya perspektif kalau perempuan tidak lemah. Pasti si laki-laki juga gak akan tuh melakukan hal tersebut. Ditambah lagi perempuan dianggap hany...

Istri Nabi yang Kaya Raya

Gambar
Hari itu, Nabi Muhammad menggigil. "Selimuti aku..selimuti aku.." begitu ucapnya setelah kepulangan dari gua Hira. Istrinya menyelimuti dengan penuh kasih sayang. Tidak banyak pertanyaan yang terlontar melihat Rasulullah seperti ketakutan. Kemudian, ia berikan ketenangan dan meyakini bahwa yang terjadi pada Nabi Muhammad di gua Hira adalah kebesaran Allah sebagai amanah terbesar di muka bumi ini. Perkataannya yang menenangkan Nabi, memberikan kepercayaan kepadanya, dan mengantar Nabi menemui pamannya, Waraqah bin Naufal untuk mentalkikan kejadian yang menimpa Nabi. Sungguh sikap yang mencerminkan kedewasan pada sosok perempuan mulia ini. Tidak berhenti sampai di situ, ia mendampingi Nabi dalam keadaan sulitnya dakwah kepada penduduk Makkah. Bahkan ia serahkan harta yang ia miliki untuk perjuangan dakwah Nabi. Perempuan yang kaya raya. Siapa gerangan? Siapa kalau bukan Khadijah binti Khuwailid! Perempuan pertama yang memeluk Islam. Ia memiliki pikiran yang mat...