Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

kontradiksi

Tahan perasaan (ke-GR-an). Memang bisa ya, dia bikin nge-fly. Padahal belum tentu sesuai fakta. Gayanya udah kaya bisa baca hati orang lewat senyum sama raut wajah. Katanya ada sesuatu untuk aku yang disembunyikan dengan memberikat bukti-bukti yang bikin kepikiran sampai malam. huhuhu.. gak usah terlalu percaya kata orang. Padahal yang tau isi hati seseorang iu hanya Allah. sebenarnya penasaran juga dengan hal ini, tapi kan ingat, komitmennya sama diri sendiri. Tidak memikirkan lebih soal cinta. Cinta didapat setelah kau sanggup dan sukses dalam hidup. diam-diam memang pengen banget tau sih, wkwkwkwk~ eh ingeeet ingeeet Allah tau yang terbaik, sampai kapan kamu harus memendam. Baik ga ya kalau aku ungkapkan? (ih cerewet yaaaa.. dibilangin dipendem aja sih, bawel!) tapi aku takut kalau dia keburu sama orang lain, kan nanti jad sedih. (yaudahlah cantik, emang lak-laki cuma ada dia doang? ya engga. Kalau dia jodoh kamu pasti bakalan datang buat kamu kok, tenang aja :) ) satu-sat...

UAP OH UAP

liat laprak Biologi, masyaAllah. aku mohon tidak ada dusta di antara kita ya :') sebentar lagi UAP nih Bio, Allahumma yassir walaa tuassir :) UAP Kimia kena remid. Subhanallah. Hkmahnya adalah terus berusaha menjadi praktikan yang teliti! jangan jadi tangan perusak, walaupun gak pernah mecahin alat kimia, tapi belum bisa rapi buat pake bahan-bahannya :'3 Tenaga, waktu, pikiran, bahkan uang diperas abis sama UAP Fisika. Listrik membuat kesetrum seluruh anggota badan dan hati, hah! gagal bikin listrik beralih ke GGL dan ada lagi revisian hingga detik ini belum selesai. Laporan... jangan ada lagi revisi di antara kita yaa :)) I LOVE YOU UAP~

korban pancasila

tadinya niat mau posting, lagi baper. Terus laper, makan deh. Ngerjain tugas Pancasila. Ngetik banyak. Cape. Keburu males posting. Gak jadi. Mandet :3 aahh sarah menunggumu, pemimpin yang membuatku bijaksana :') yang mengajariku tentang Cinta~

Tentang Saya, Manusia Internasional

Saya Sarah Muthi'ah Widad Mahasiswa Universitas Islam negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, juga merupakan Mahasantri Ma'had 2015, penerima beasiswa Bidikmisi tahun 2015. Dengan ini saya berikrar untuk menjadi Manusia Internasional. Cakupan yang luas dari arti tersebut. Saya Sarah, yang memiiki amanah terhadap warga negara Indonesia, sebab menuntut ilmu dengan uang rakyat lewat beasiswa yang saya dapatkan selama menjadi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Masyarakat menaruh harapan besar pada saya, saya yakin itu. Sehingga memotivasi saya untuk tidak sedikitpun bermalas-malasan, mengkhianati amanah. Saya Sarah, alien genius yang  erada di bumi. Makhluk kecil yang memiliki impian melangit dan membumi. Sarah, manusia optimis ter-optimis di antara manusia lain. menjadi manusia Internasional adalah dorongan saya untuk terus berpretasi. Sarah, ingin menjadi seorang aktifis ber-intelektual tinggi. Bekerja dengan ilmu. Ilmu untuk bekerja. Indonesia membutuhkan saya. IP mema...

Milih Objek Cinta

dalam diri saya, berkomitmen untuk menjadi Subjek Cinta yang Bijaksana. Berarti mencintai objek yang mampu meningkatkan kualitas diri. Tidak hanya dalam memilih objek, tetapi juga menjadikan bijaksana apa yang harus dilakukan dalam menangani rasa tersebut. Cinta memang anugerah dari Allah dan kita manusia sebenarnya bisa memilih pada siapa kita jatuh cinta. Mencantai untuk memantaskan diri. Salah satu aplikasi dalam cinta yang bijaksana. Objek cinta yang meng-upgrade diri de ngan cara terus berusaha agar sejajar dengan objek tersebut. Maka pilihlah seseorang yang jauh lebih baik dari diri ini, sehingga memotivasi untuk memantaskan diri, dan orang tersebut pantas untuk dijadikan sebagai pemantasan diri kita. tetap Allah sebagai perantara cinta agar dihubungkan dengan 'dia' yang sama-sama sedang memperbaiki diri. Ingat, Allah tidak akan pernah tidur sehingga jodoh tak mungkin tertukar. Jangan takut, Allah itu Adil. Jangan mempertanyakan sehingga membuat bingung d...