Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Essai

KAUTSAR (KAMUS, GOES TO SCHOOL, GEMAR) : UPAYA MEMBANGUN MUSLIMAH SADAR BERJILBAB (KAJIAN IMPLEMENTATIF SPJ (SOLIDARITAS PEDULI JILBAB) BOGOR) SARAH MUTHIAH WIDAD 11150162000022 UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA PENDAHULUAN             Pembahasan mengenai perkembangan jilbab di Indonesia sangat menarik untuk dibahas, karena jilbab memiliki cerita revolusi yang dialami muslimah Indonesia. Pada tahun 90-an jilbab menjadi hal yang tabu,   beberapa pengalaman yang didapatkan dari wawancara mengenai kondisi muslimah saat itu yang dianggap teroris dengan stigma menyembunyikan racun atau bom di balik khimar panjang. Tantangan muslimah dalam berjilbab di lingkungan sekolah yang berurusan dengan pihak kepala sekolah, berurusan dengan kepolisian, pemaksaan pelepasan hijab di tempat kerja, larangan dari keluarga, sampai mendapatkan ancaman pembakaran jilbab karena dalih akan sulit mendapatkan pekerjaan dengan berjilbab. ...

Self Reminder for and by myself #2

[Galau] Ketika masa lalu seakan menghampirimu, menghantui hari-hari sehingga menurunkan konsentrasi, apalagi jika masalah hati. Tingkatkan zikrullah.. mohon kepada Allah untuk dikuatkan. Bibit yang unggul akan menumbuhkan tanaman yang sempurna, kekuatannya yang kokoh tak akan pernah bisa diterpa angin. Jikapun bergoyang akan kembali ke posisi semula. Jangan pernah membenci masa lalu, walau seharusnya sudah dikubur dalam-dalam. Tapi tak selamanya masa lalu itu dilumpuhkan, karena kenikmatan masa lalu jika disyukuri akan berbuah hikmah nan manis rasanya. Memeluk masa lalu erat-erat. Terkadang berduri dan menembus hati lantas terluka. Nikmati saja. Dengan begitu kau akan mengerti sebuah makna tersirat agar membuatmu dewasa. Percayalah. (Ketika dia datang mengetuk hati. Sebentar. Lantas pergi 'lagi') 

Reminder for and by my self #1

Ketika banyak temanmu yang menikmati masa yang sedang dijalani kamu sudah mulai menyibukkan diri membangun masa depan. Jelas, seperti filosofi pecahnya sebuah batu, pada pukulan ke 100 batu itu baru pecah maka keberhasilan seseorang dalam memecahkan batu bukanlah pada pukulan ke 100 tetapi pada pukulan ke satu sampai pukulan ke 99. Ketekunan dan ketabahan kuncinya.