Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

Adab Bukan Hanya Tata Krama

Gambar
 Assalamualaikum, temen-temen!  Bentar, bentar napas dulu. Eh gak tau ini jadi malah beneran pengen ngetik sambil teriak buang energi negatif karena insecure . Asli materi kedelapan di Sekolah Pemikiran Islam (SPI) bikin aku nyadar kalau masih jadi manusia 'gak tahu diri' terutama di hadapan Allah. Ya Allah tolong!  Jadi temen-temen, bahasan pertemuan kali ini tuh tentang ADAB. Kalau CINTA sering disebut satu kata sejuta makna, kalau adab triliun makna sih. Kali ini disampaikan oleh Ustaz Dr. Syamsuddin Arif, Peneliti Senior INSISTS dan Dosen Unida Gontor. Semua kata yang keluar dari beliau rasanya pengen dicatet gitu. Maa syaa Allah deh pokoknya! Nah, aku coba review materinya ya, temen-temen. Bismillah! Diawali dari cerita Prof. Al-Attas, ya. Jadi beliau ini pernah mendapatkan pertanyaan dalam suatu agenda begini kira-kira pertanyaannya, "Apa sih permasalahan terbesar saat ini?" Orang-orang sekitar beliau menjawab perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan segala mace...

Akhirnya Terjawab di Pertemuan Ketujuh!

Gambar
Entah Jumat yang keberapa dalam hidup, yang kuingat saat di dalam kelas terakhir perkuliahan menuju waktu Ashar. Hari itu masih hangat banget berita Aksi Damai 212. "Coba saya tunjuk yang bantu saya tuliskan firman Allah surat An-Nisa ayat 59." Dosenku melirik ke seluruh Mahasiswanya. Entah aku yang lagi gak konsentrasi, yang lagi melongo, atau gimana, jadilah aku yang ditunjuk. Tapi, ya gak papa juga, sih. Karena memang seharusnya gak papa banget, karena nulis ayat Al Quran bukan hal yang butuh mikir kayak ngerjain soal Kimia Organik. Aku ke depan dengan santai. Ambil spidol di atas meja Dosen. Gak terlalu diukir-ukir sih tulisannya, cuma ya cukup terbaca wkwkwk. Setelah aku tulis ayat Al Qurannya, terus aku tulis juga arti dalam bahasa Indonesianya. Tutup spidol, simpan di atas meja Dosen lagi, dan ketika mau balik lagi ke tempat duduk, Dosen aku tanya, "Apa yang kamu tulis di bawah ayatnya?" "Artinya, Pak."  Dan, di sinilah aku jadi cengo beneran. ...

27 Rajab Bukan Sekadar Hadirnya Perintah Salat

Gambar
Kemarin, kita memperingati peristiwa besar, yaitu Israk Mikraj. Seperti yang kita tahu, kalau peristiwa ini berhubungan erat dengan perintah salat.  Peristiwa besar yang luar biasa, ketika Allah memperjalankan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan naik ke sidratul muntaha. Tempat Allah berada. Sidratul muntaha adalah tempat yang agung, bahkan Malaikat Jibril aja tuh belum pernah ke sana, tapi Nabi Muhammad diberi kesempatan yang luar biasa sama Allah. Peristiwa di luar nalar manusia ini, sungguh canggih. Teknologi masa kini aja gak bisa menjangkau hal itu. Woow banget kan. Maa syaa Allah. Keistimewaan ini adalah bentuk cinta Allah kepada Nabi Muhammad, yang ketika beliau sedang sedih ditinggal istri dan pamannya, Allah menghibur Rasul dengan perjalanan super dahsyat ini! Transit perjalanan Rasulullah itu di mana coba? Di masjid Al-Aqsa. Dan ketika itu pulalah Nabi Muhammad mengimami 125.000 Nabi dan Rasul. Bisa dibayangkan ya gimana mulianya salat? Bayangkan pula, man...

Sudah Sedalam Apa Kita Memahami Diinul Islam?

Gambar
Assalamualaikum, teman-teman! Kembali lagi dengan review materi Sekolah Pemikiran Islam, ya. Kali ini membahas tentang Konsep Diin yang disampaikan oleh Ustaz Dr. Wendi Zarman. Siapakah beliau? beliau adalah Direktur Institut Pemikiran dan Pembangunan Insan Bandung. Diin artinya agama. Udah pada tau kan, ya? Ya itu arti secara bahasa. Cuma, nih kalau dijabarin lagi kira-kira agama itu apa sih?  Udah puluhan tahun kan ya kita mengaku beragama Islam, tapi sebetulnya apa hakikat agama? Kita ulik dari orang-orang Barat dulu kali, ya.  Pertama, pengertian agama datang dari Freud , seorang psikolog yang mengatakan bahwa agama itu ilusi yang timbul dari keyakinan manusia yang menjadi kenyataan.  Kedua, Emile Durkheim seorang sosilog, katanya agama itu ekspresi sosial masyarakat. yang mengikat individu atau kelompok masyarakat.  Sepakat gak sama pernyatan kedua ilmuwan dari Barat di atas? Oke, tenang-tenang. Mari kita klarifikasi dengan materi yang disampaikan Ustaz Wendi,...